Tuesday, November 25, 2008

Mr Nice Guys?

MORAL MUHAMMAD DARI DLM HADIS.

 

INI BUKAN KARANGAN ATAU PUN FITNAH  !

Kami hanya mengsosialisasikan fakta-fakta yang termuat dalam:

 

·        Hadis I/367 bahwa Muhammad sering memiliki wanita baru yang di perolehnya dari TAWANAN Perang.

·        Hadis III/505 A, ada Wanita yang menyerahkan diri kepada Muhammad dan diterima oleh Muhammad.

·        Hadis VII/22 Muhammad juga berhubungan sex dengan wanita-wanita budak, baik yang diperoleh sebagai hadiah maupun yang di beli oleh Muhammad.

 

Masih dapat di percaya sebagai Nabi ?

Jika Muhammad hidup pada abad ini, dimana perkembangan budaya serta moral semakin tinggi dan tingkat kepekaan masyarakat yang semakin baik.  Apakah dengan
gaya kehidupan moral Muhammad semacam itu.

 

Jika Muhammad Hidup di Republik Ini pasti dia sudah dikecam oleh banya ormas

Akan Di Investigasi Oleh Kak. Seto (KOMNAS HAM ANAK).

Akan disidik POLRI Prihal kawin dengan gadis bawah umur.

Ingat Kasus Syekh PUJI.

 

Tidak Akan POPULER Lagi.

Ingat dengan AA. Gym ketika dia kawin lagi.. AAkehilangan popularitasnya

Usahanya mengalami krisis…

 

Rupa-rupanya para ahli menyelidiki bahwa pada abad serta zaman dimana Muhammad hidup, di tanah Arab sudah menjadi kebanggaan tersendiri bagi laki-laki Arab apa bila dapat melakukan hubungan sex dengan sebanyak-banyaknya wanita.   Hal tersebut merupakan bentuk keperkasaan serta sebuah bentuk unjuk kekuatan seorang laki-laki dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang laki-laki Arab pada zaman itu.   Fakta kebanggaan itu tercatat dalam Hadis I/268 dinarasikan oleh Qatada : Anas bin Malik berkata, “Nabi biasanya menggilir semua istrinya dalam sehari dan semalam, dan jumlah mereka ada 11 (sebelas) orang.  “Saya (Qatada) bertanya kepada Anas.  Apakah Nabi mempunyai kekuatan untuk itu ? “  Anas menjawab, “Kami berpendapat bahwa Nabi diberi kekuatan yang setara dengan 30 (tiga puluh) orang laki-laki dewasa.” (Hadis I/270 dan Hadis 267 ;  Hadis VII/5, 6 dan 132).

 

Anehnya dalam Alquran hanya di batasi 4 (empat) orang istri saja, sementara Muhammad memiliki 11 (sebelas) orang istri.  Tapi dalam Hadis I/268 bertentangan dengan Hadis VII/142 yang mengatakan hanya 9 (Sembilan) orang istri.

 

Konteks kebanggan laki-laki Arab ini apakah masih dapat diterapkan serta apakah relevan dalam dunia lain di luar tanah Arab pada abad ini ?  Pada halaman lain dari tulisan kami ini, kami tunjukkan bahwa jumlah istri Muhammad ada 22 (dua puluh dua) orang istri. 

 

Alquran dianggap sebagai Tulisan Allah Arab sendiri dari surga dan diberikan kepada Muhammad.  Tapi sayangnya Muhammad melanggar wahyu Allahnya sendiri.  Perhatikan :  Surat 4 : 3 melarang memperistri lebih dari 4 (empat) orang.  Hal ini berarti SECARA LOGIKA ( sebab kata Waloni agama diberikan untuk orang-orang yang berakal), jika Muhammad memiliki istri lebih dari 4 (empat) orang, maka ia telah melanggar Wahyu tertinggi dari Allahnya.  

 

Itulah sebabnya Yusuf Ali Dashti (ilmuan dan negarawan Musluim) melaporkan daftar para wanita dalam kehidupan Muhammad, sbb:

 

1.  Khadijah.

2.  Saudah.

3.  Aisyah (Istri yang sangat dicintai Muhammad-Kontroversi masalah pernikahan mereka , termuat secara jelas dalam sastra-sastra serta beberapa Hadis di negeri Arab itu sendiri.  Fakta ini membuat banyak Orang Islam Arab meninggalkan iman mereka).

4.  Ummu Salama.

5.  Hafsah.

6.  Zainab (bt Jahsy)

7.  Juwayriya.

8.  Ummu Habiba.

9.  Safiah.

10.  Maimunah (bt. Harits)

11.  Fatimah.

12.  Hend.

13.  Asma (bt Saba)

14.  Zainab (bt Khuzaimah)

15.  Habla.

16.  Asma (bt Noman)

17.  Maria (org Kristen. Meski simpang siur, ia yg di tuduh sebagai wanita yang meracuni Muhammad)

18.  Rayhana.

19.  Ummu Sharik.

20.  Maimunah.

21.  Zainab (ke-3)

22.  Khaula.

 

Ali Dashti 23 Years, pp. 120-138 berkomentar :  Semua komentator setuju bahwa Surat 4 : 57 diturunkan Allah setelah orang-orang Yahudi mengecam nafsu birahi Muhammad atas wanita, mereka menyatakan bahwa Muhammad tidak punya tugas lain kecuali hanya untuk mendapatkan istri.

 

Perhatikan !

 

·        Para Wanita No. 1 s/d No. 16 asdalah istri-istri Muhammad.

·        Wanita No. 17 dan 18 adalah budak atau gundik.

·        Para Wanita No. 19, 20, 21, 22 adalah bukan istri dan juga bukan budak, mereka adalah wanita Muslim yang soleh yang menyerahkan diri mereka untuk Muhammad.

·        Wanita No. 6 Zainab (bt Jahsy) semula adalah istri dari anak angkat Muhammad.  Kenyataan Muhammad menjadikan wanita ini sebagai istrinya merupakan MASALAH bagi banyak Muslim sendiri baik di Arab maupun di Eropa. (QS 33 : 36 – 38).  Ini satu-satunya wanita yang di ceraikan oleh Allah dan diserahkan kepada Muhammad serta satu-satunya yang dituliskan dalam Alquran sebagai bagian dari Wahyu Allah Arab kepada Muhammad. ANEH ?!

·        Di Inggris sebuah rumah produksi Gibson Square pada bulan depan (Oktober) akan menerbitkan sebuah Novel yang mengisahkan tentang pernikahan Muhammad dengan Aisya yang masih dibawah umur.   Martin Rynja sebagai direktur penerbitan mengungkapkan novel itu merupakan “keterbukaan yang akan menjadi kunci kesuksesan dalam bidang sastra dengan cara menghilangkan rasa takut.  Sebagai perusahaan independen, kami merasa mampu dan tidak takut akan konsekuensi dalam PERDEBATAN, “ Ujar Martin.

 

Apakah benar kasus ini ada fakta literaturnya sebagai sebuah karya sastra di tanah Arab itu sendiri ?  Kami rasa bukan tugas kami untuk membuktikannya melainkan merupakan tugas serta beban para Muslim di seluruh dunia untuk menjelaskan berita itu kepada dunia.

 

Jadi secara logika kami berpikir bahwa Muhammad telah melanggar wahyu Allahnya sendiri ?   Adakah ayat Quran yang menyatakan sbb :  … hanya boleh memiliki 4 (empat) istri saja KECUALI Muhammad boleh lebih dari empat …?! Sepanjang yang kami ketahui adalah tidak ada ayatnya sama sekali dalam Alquran.

 

Akan tetapi umat Islam mengatakan bahwa Muhammad tidak mungkin berdosa.  Rupa-rupanya mereka telah gagal memahami Surat 40 : 55 dimana Allah Arab meminta Muhammad agar bertobat dari dosa-dosanya.   Muhammad Pickthal menterjemahkan Surat 40 : 55 sbb:  “Mintalah ampun atas dosamu (Muhammad)”.    Jika Muhammad tidak berdosa, maka itu berarti Allah orang Arab telah salah meminta Muhammad untuk bertobat/minta ampun dari dosanya yang tidak ada.

 

 

 APAKAH ini FITNAH ?  TIDAK sama sekali.  Ini adalah fakta yang dapat dijumpai dalam setiap tulisan hadis-hadis umat Islam.  Khususnya Hadis karya Al Bukhari yang diakui oleh para ulama di tanah Arab sebagai Hadis yang paling tepat.  Jika Umat Islam mau komplein, maka mereka harus komplein kepada penerbit hadis-hadis tersebut serta para ulama muslim di Arab Saudi.  Kami hanya mau membantu mengsosialisasikan tulisan dalam beberapa Hadis tersebut, agar umat Islam dapat semakin “diperkuat imannya”  terhadap kenabian Muhammad.

Posted by ahmad in 14:58:03 | Permalink | No Comments »